Breaking News
Trending Tags

Smiljan Makarya tolak tunai, 64% responden nilai menyulitkan

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 5 Jul 2026 12:36 WIB
  • visibility 89
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Pengguna X Hendri Satrio menyoroti penolakan pembayaran tunai yang diterapkan kedai kopi Smiljan Makarya di dalam toko buku Gramedia Matraman.

Unggahan Hendri pada Minggu, 5 Juli 2026 memicu diskusi luas tentang praktik penolakan pembayaran tunai di lokasi tersebut.

Hendri juga menggelar jajak pendapat sederhana di akun X-nya mengenai tindakan tersebut dan menyertakan opini publik tentang penolakan pembayaran tunai.

Polling yang diikuti 282 akun menunjukkan mayoritas responden menilai kebijakan itu menyulitkan pembeli.

Hasil jajak pendapat memperlihatkan 64 persen menyebut kebijakan tersebut merepotkan pelanggan.

Sebanyak 18 persen responden menilai tindakan itu sebagai bentuk pembangkangan terhadap aturan yang ada.

Persentase lain menunjukkan 10 persen menyebutnya pemberontakan, sementara 9 persen melihatnya sebagai cerminan ketidakpercayaan terhadap karyawan.

Di kolom komentar, beberapa pengguna mempertanyakan implikasi penolakan terhadap uang rupiah sebagai alat pembayaran yang sah.

Akun @FayOshman_99 menulis mempertanyakan apakah uang rupiah masih berlaku di Indonesia jika toko menolak tunai.

Sementara @AlasBanjaran menegaskan bahwa menolak tunai sama dengan pembangkangan terhadap status uang tunai sebagai alat pembayaran yang sah.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less