Rupiah melemah ke Rp18.007 per USD, BI tambah intervensi
- account_circle khasanah
- calendar_month Senin, 6 Jul 2026 17:44 WIB
- visibility 91
- comment 0 komentar
- print Cetak

Rupiah Tembus Rp18.000 Per Dolar AS, Implikasi Kebijakan BI
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Untuk meredam gejolak, Bank Indonesia meningkatkan frekuensi intervensi di berbagai instrumen pasar.
Bank sentral melakukan transaksi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar offshore, transaksi spot dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) di pasar domestik, serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.
Ibrahim menekankan perlunya koordinasi kebijakan yang lebih kuat antara otoritas moneter dan pelaku korporasi untuk memulihkan kepercayaan pasar.
Di akhir sesi perdagangan, rupiah ditutup pada posisi Rp17.995 per dolar AS, turun 32 poin atau 0,18 persen dari penutupan sebelumnya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




