Breaking News
Trending Tags

Bulog catat stok beras 5,2 juta ton, BPS: harga terkendali

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Minggu, 12 Jul 2026 15:55 WIB
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Stabilitas harga beras tercatat relatif terjaga pada pekan pertama Juli 2026 meskipun beberapa daerah masih melaporkan peningkatan tekanan harga.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat 113 kabupaten/kota mengalami kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) beras, turun dari 138 kabupaten/kota pada akhir Juni 2026, menunjukkan perbaikan regional dalam pengendalian harga beras.

Analisis Badan Pangan Nasional (Bapanas) menambahkan bahwa hanya 55 kabupaten/kota yang mencatat kenaikan IPH beras dengan harga melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk beras medium pada awal Juli 2026.

Ateng Hartono, Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, menilai terdapat dua komoditas yang perlu diwaspadai yakni beras dan minyak goreng, namun ia menegaskan perubahan IPH relatif rendah dan inflasi beras tidak tinggi secara umum.

Pemerintah memperkuat pasokan melalui Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola Perum Bulog, dengan stok tercatat sebesar 5,2 juta ton per 7 Juli 2026.

Sarwo Edhy, Sekretaris Utama Bapanas, menyatakan cadangan 5,2 juta ton merupakan modal penting dan merupakan angka tertinggi sepanjang sejarah Indonesia untuk menghadapi potensi musim kemarau dan El Nino.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less