Komisi XII: Peralihan ke BBM subsidi picu antrian SPBU
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 07:29 WIB
- visibility 72
- comment 0 komentar
- print Cetak

Komisi XII DPR: Peralihan Ke BBM Subsidi Picu Antrean SPBU
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Komisi XII DPR RI menyatakan lonjakan antrian SPBU akhir-akhir ini disebabkan pergeseran konsumen dari BBM non-subsidi ke BBM subsidi.
Bambang Patijaya mengungkapkan temuan tersebut usai pertemuan dengan BPH Migas dan PT Pertamina di Kompleks Parlemen, Senayan, pada Kamis (16/7/2026).
Menurut Bambang, pemantauan ketat diperlukan agar antrian SPBU tidak berubah menjadi gangguan pasokan yang lebih luas.
Komisi XII juga menerima laporan dugaan penyalahgunaan BBM subsidi yang diperdagangkan kembali ke sektor industri dan pengguna di luar kuota.
Dalam rapat, BPH Migas diinformasikan telah meningkatkan langkah kontrol, pengawasan, dan penegakan hukum atas kasus tersebut.
Bambang mendesak langkah cepat dari Pertamina Patra Niaga untuk mereduksi antrean melalui penambahan jam operasional SPBU.
Permintaan lain dari Komisi XII adalah penambahan armada truk pengangkut BBM untuk mempercepat distribusi di titik-titik kritis.
Wahyudi Anas, Kepala BPH Migas, menjelaskan pihaknya bersama Pertamina Patra Niaga terus memastikan penyaluran BBM ke seluruh SPBU.
Wahyudi menyebut ada peningkatan permintaan di beberapa daerah yang mencapai hampir 10 sampai 15 persen.
Upaya normalisasi distribusi menjadi fokus utama agar masyarakat tidak melakukan panic buying.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




