Bahlil Akan Tinjau RKAB Tambang yang Enggan Pakai B50
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 12:32 WIB
- visibility 96
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bahlil Tinjau RKAB Tambang Enggan Pakai B50, Implikasi Pasar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan pemerintah mendorong penggunaan biodiesel B50 saat peluncuran program itu bersama Presiden Prabowo Subianto di Rest Area Km 57 Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).
Bahlil mengatakan pemerintah tidak akan mentolerir penolakan dari pengguna besar, khususnya korporasi di sektor pertambangan, terhadap biodiesel B50.
Ia memperingatkan akan meninjau kembali Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) perusahaan yang terbukti tidak mendukung kebijakan penggunaan biodiesel B50.
Peluncuran di Rest Area Km 57 Cikampek menjadi momen pengumuman kebijakan yang dihadiri pejabat negara dan pelaku usaha besar.
Pemerintah melakukan pendekatan langsung kepada sejumlah perusahaan besar pengguna bahan bakar.
Nama-nama seperti Boy Thohir, Astra, dan Arsjad Rasyid disebut sebagai pihak yang telah diundang untuk berkomitmen pada program ini.
Bahlil menuturkan bahwa alasan penolakan dari pengusaha selama ini, terutama soal harga, sudah mendapatkan perhatian pemerintah.
Dengan mengaitkan kepatuhan kepada RKAB, pemerintah berharap insentif dan sanksi administratif dapat mempercepat adopsi teknis.
Langkah ini diposisikan sebagai upaya untuk memperbesar pangsa produk dalam negeri berbasis minyak sawit.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




