Breaking News
Trending Tags

Putusan SIAC Menangkan INA, Saham KAEF Turun ke Rp444

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026 13:27 WIB
  • visibility 20
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Manajemen Kimia Farma menyebutkan upaya koordinasi dengan pemangku kepentingan untuk mencari solusi yang melindungi kepentingan perusahaan dan pemegang saham.

Perseroan menegaskan operasi manufaktur, distribusi, jaringan apotek, dan layanan kesehatan berjalan sesuai ketentuan hukum dan tidak terganggu oleh putusan arbitrase.

Manajemen juga menyatakan akan bersikap kooperatif kepada otoritas yang berwenang dan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Permintaan konfirmasi kepada INA terkait perkembangan perkara belum mendapatkan komentar substansial.

“Mohon maaf INA tidak dapat memberikan komentar apa pun soal ini, terima kasih,” kata Putri Dianita Ruswaldi, VP of Communication INA.

Permintaan tanggapan kepada Danantara selaku pengelola investasi dan superholding BUMN belum mendapat jawaban hingga berita ini ditulis.

Kinerja saham Kimia Farma (KAEF) tercatat masih berada di bawah tekanan, dengan penurunan 15,43 persen secara tahunan ke level Rp444 per lembar dan turun 2,20 persen dalam sebulan terakhir.

Tekanan pasar dipandang sebagai reaksi kekhawatiran investor meskipun manajemen menegaskan aktivitas operasional tetap normal.

Sengketa ini berpotensi menjadi fokus pemangku kepentingan karena menyentuh aspek hukum, tata kelola, dan stabilitas operasional industri farmasi, sehingga publik dan investor akan terus mengamati perkembangan sengketa investasi Kimia Farma.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less