Ineu Purwadewi : Pengendalian Populasi Salah Satu Solusi Dinamika Pembangunan di Jabar - Hasanah

Ineu Purwadewi : Pengendalian Populasi Salah Satu Solusi Dinamika Pembangunan di Jabar

Hasanah.id – Provinsi Jawa Barat idealnya memiliki lebih dari 40 daerah (kabupaten/kota) sehingga pemekaran wilayah menjadi salah satu solusi dalam upaya meningkatkan pembangunan daerah di Jabar. Hal ini disampaikan Gubernur Jawa Barat (Jabar) M Ridwan Kamil beberapa waktu lalu.

Menyikapi hal tersebut Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dari Fraksi PDI Perjuangan Ineu Purwadewi Sundari menyatakan bahwa DPRD Jabar saat ini sedang mematangkan pembahasan daerah otonom baru atau DOB.

“Saat ini kami sedang konsentrasi membahas DOB, DPRD Provinsi Jabar sedang berkontribusi membahas DOB,” kata Politikus PDI Perjuangan yang sekaligus sebagai Wakil Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari beberapa waktu lalu.

Komisi I DPRD Jawa Barat, kata Ineu, diberikan tugas untuk membahas DOB Provinsi Jabar.

“Pembahasannya sedang di Komisi I. Saat ini DPRD Jabar sedang konsentrasi membahas DOB, bukan soal lain,” kata dia.

Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Teh Ineu ini mengatakan sejumlah daerah telah direstui untuk menjadi DOB seperti Bogor Timur, Garut Selatan, dan Sukabumi Utara. Hal ini salah satu sebagaimana penyataan dari Gubernur Jabar M Ridwan Kamil yang menyatakan idealnya Jabar harus memiliki lebih dari 40 kabupaten/kota.

“Jadi ada hal-hal yang sedang kami perjuangkan dari sisi pelayanan publik dan ekonomi secara politik yaitu pemekaran wilayah. Jadi kami berharap Jabar idealnya memiliki lebih dari 40 daerah (kabupaten/kota),” kata dia.

Lanjut Ineu mengatakan Ridwan Kamil atau Kang Emil mengatakan populasi menjadi sumber dari dinamika dan masalah pembangunan di provinsi dengan populasi hampir 50 juta jiwa per tahun 2019.

“Pasalnya, penduduk akan berebut sumber daya, tata ruang, sekolah berkualitas, fasilitas kesehatan, hingga transportasi. Untuk itu, pengendalian populasi menjadi salah satu solusi dinamika pembangunan di Jabar,”pungkasnya.

Total
0
Shares
Related Posts