Gereja Katolik di Gaza Jadi Sasaran Serangan, Paus Serukan Gencatan Senjata
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Jumat, 18 Jul 2025 14:06 WIB
- visibility 206
- comment 0 komentar
- print Cetak

Gereja Katolik di Gaza Jadi Sasaran Serangan, Paus Serukan Gencatan Senjata
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Melalui telegramnya, Paus menyampaikan solidaritas spiritual kepada Romanelli dan seluruh komunitas gereja, serta mendoakan pemulihan mereka yang terluka dan penghiburan bagi keluarga korban meninggal dunia.
Gereja Keluarga Kudus tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga telah menjadi satu-satunya tempat perlindungan Katolik di Gaza selama konflik berlangsung. Sejak eskalasi kekerasan pada akhir 2023, ratusan warga Palestina berlindung di kompleks gereja tersebut setelah kehilangan rumah mereka akibat serangan udara dan artileri.
Gereja Katolik di Gaza bukan satu-satunya tempat suci yang terdampak perang. Sebelumnya, Gereja Ortodoks Saint Porphyrius dan Gereja Baptis Gaza juga mengalami kerusakan akibat serangan militer Israel. Banyak pihak menilai bahwa serangan terhadap situs keagamaan menambah dimensi baru dalam penderitaan sipil di wilayah tersebut.
Seruan gencatan senjata datang dari berbagai penjuru dunia, namun sejauh ini belum menghasilkan perubahan signifikan dalam kebijakan militer Israel.
Di tengah meningkatnya jumlah korban sipil yang menurut laporan telah melampaui 58.000 jiwa—sebagian besar perempuan dan anak-anak—Israel menghadapi tekanan global yang semakin besar. Tuduhan pelanggaran hukum humaniter internasional semakin mencuat.
- Penulis: Bobby Suryo




