Breaking News
Trending Tags

Gianluca Rampolla Del Tindaro: 1.450 tewas di Venezuela

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 00:52 WIB
  • visibility 98
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Gelombang gempa Venezuela terus memicu kerusakan dan pengungsian setelah dua gempa besar mengguncang wilayah itu pada 24 Juni 2026.

Koordinator Residen PBB untuk Venezuela, Gianluca Rampolla Del Tindaro, melaporkan sekitar 500 gempa susulan tercatat hingga Senin, 29/6/2026, memperpanjang ketidakpastian di daerah terdampak akibat gempa Venezuela.

Dua kejutan utama berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 terjadi pada Rabu, 24 Juni 2026, disusul gempa susulan berkekuatan magnitudo 5,2 pada dini hari Senin yang menurut para pejabat semakin memperumit upaya respon terhadap gempa Venezuela.

Menurut pernyataan PBB, dampak terasa di tujuh negara bagian, dengan konsentrasi kerusakan terparah di La Guaira dan Distrik Ibu Kota Caracas.

Di La Guaira dan Caracas, infrastruktur permukiman mengalami kerusakan signifikan, mengakibatkan runtuhnya banyak bangunan dan gangguan layanan publik.

Hampir 400 bangunan rumah tinggal dilaporkan runtuh atau mengalami kerusakan berat.

Beberapa fasilitas umum dan rumah sakit juga rusak, menghambat respons medis dan usaha evakuasi di zona paling terdampak.

Data resmi terakhir mencatat korban tewas mencapai 1.450 orang.

Lebih dari 3.100 orang dirawat di rumah sakit, sementara sekitar 12.000 warga mengungsi ke lokasi penampungan darurat.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less