Kapolres Cimahi Hadiri Pelaksanaan Vaksin di Pondok Pesantren Daarul Haliim Cihanjuang KBB - Hasanah

Kapolres Cimahi Hadiri Pelaksanaan Vaksin di Pondok Pesantren Daarul Haliim Cihanjuang KBB

Hasanah.id, Kab Bandung Barat – Vaksinasi yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Daarul Hallim dibawah kepemimpinan K.H. Abdul Wahab Lc berjalan dengan aman dan tertib tentunya dengan penerapan Prokes yang ketat.

Peserta pelaksanaan Vaksinasi pada kali ini yaitu sebanyak 400 orang yang dibagi dua yaitu untuk santri sebanyak 400 dan yang 200 untuk masyarakat setempat.

“Vaksinasi ini dilakukan sebagai upaya percepatan program vaksin agar sesuai rencana pemerintah pusat. Selain vaksinasi, kami dari Pokres Cimahi turut menyumbang berupa sembako ke pondok pesantren Daarul Haliim,”ungkap Kapolres Cimahi, AKBP Imron Ermawan saat meninjau pelaksanaan vaksin di Pondok Pesantren Daarul Haliim, Senin (13/9/2021).

Pimpinan Pondok Pesantren Daarul Haliim K.H. Abdul Wahab Lc mengungkapkan bahwa pelaksanaan vaksinasi berjalan dengan baik dan lancar serta teratur sesuai proses pelaksanaan vaksinasi. Untuk diketahui Pondok Pesantren ini berdiri tahun 2011 yang dibangun diatas lahan seluas 1 ha.

“Vaksinasi ini merupakan tahap pertama dengan jenis vaksin synopac. Kami menargetkan 600 vaksin, yang terbagi dua yaitu 400 untuk Santri dan 200 untuk masyarakat,”ujarnya.

Abdul Wahab berharap setelah pelaksanaan vaksin ini, masyarakat menjadi sehat dan penyebaran virus corona bisa teratasi. Bagi masyarakat yang belum jangan takut untuk di vaksin.

“Kami ucapkan terima kasih untuk Polres cimahi dan Desa Cihanjuang Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat atas terlaksananya kegiatan vaksinasi di pondok pesantren Daarul Haliim,”ungkapnya.

Kepala Desa Cihanjuang, Gagan Wirahman menuturkan dengan adanya pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Daarul Haliim, persentase di Desa Cihanjuang menjadi bertambah.

“Saat ini vaksinasi di Desa cihanjuang baru mencapai 40 persen. Dan kini di Pondok Pesantren Daarul Haliim telah melakukan vaksinasi dengan jumlah sebanyak 600 orang. Sebanyak 400 untuk santri dan 200 untuk masyarakat setempat,”pungkasnya. Kus/Uwo

Total
6
Shares
Related Posts