HASANAH.ID – Mayjen TNI (purn) Kivlan Zen sebagai tersangka dugaan makar oleh Bareskrim Polri. Polisi akhirnya menjatuhkan status tersangka setelah beberapa memeriksa Kivlan Zen.
Kivlan Zen merupakan salah satu tokoh militer di Indonesia. Pria kelahiran Langsa, Aceh, 24 Desember 1946 itu bergabung dan menjadi anggota TNI–yang saat itu masih bernama ABRI–pada 1971.
Sejak lulus dari Akademi Militer, Kivlan banyak mengemban satuan Kostrad dan satuan tempur elite di korps baret hijau ini. Puncaknya, dia pernah menjabat sebagai Kepala Staf Kostrad.
Perjalanan tugasnya di medan perang juga tak bisa dianggap remeh. Kivlan terlibat dalam penegakan kedaulatan RI di Jaya (sekarang Papua) pada 1972-1983, penegakan kedaulatan RI di Timor Timur pada 1985-1988, operasi perdamaian di Filipina Selatan 1995-1996.
Pengamanannya ini membawanya menjadi salah satu negosiator ulung dalam hal pembebasan sandera. Kivlan terlibat langsung dalam upaya pembebasan 18 di Filipina. 18 ini sempat disandera oleh kelompok milisi Abu Sayyaf Filipina (2016).