Menjelang HUT RI dan Pilkades: Bahasa Satir dan Sarkasme Bermunculan di Spanduk
- account_circle Hasanah 011
- calendar_month Senin, 24 Agt 2026 19:06 WIB
- visibility 4
- comment 0 komentar
- print Cetak

Foto . Dok . Asp
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, SUMEDANG – Dalam rangka menyambut hari kemerdekaan RI ke 81 bertepatan dengan menjelangnya Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Karanglayung Kecamatan Conggeang yang tinggal menghitung hari, suasana kampung mendadak bermunculan slogan jenis satir dan sarkasme di spanduk berukuran 3×1.
Biasanya hari kemerdekaan itu di isi dengan ucapan “Selamat Datang” dan “Dirgahayu RI”, sekarang isinya peringatan. Namun, bukannya peringatan bahaya, tapi merupakan peringatan politik. Rupanya demokrasi di kampung tersebut sedang naik kelas.
Begitupun di masa-masa pilkades yang biasanya muncul slogan itu visi dan misi calon kepala desa dalam adu ide dan gagasan. Namun, kali ini yang muncul slogan jenis satir dan sarkasme yang terpampang dibeberapa spanduk berukuran 3×1 meter itu.
Seperti spanduk yang terpampang dengan tulisan kalimat halus.
“Kita Berdiri di Desa yang Sama tapi Berjalan di Aspal yang Beda”, tulisannya dibungkus secara puitis. Tapi, faktanya sangat kontradiktif.
Hal tersebut menggambarkan fasilitas, hak, dan perlakuan dari pemangku kebijakan sangat beda, walaupun ada dalam satu desa satu wilayah, tapi, kebijakannya sangat beda. Terutama dalam hal pengembangan pembangunan infrastuktur.
- Penulis: Hasanah 011




