LSM Trapawana Jabar Soroti Rusaknya Kawasan DAS Dampak Pembangunan PLTA Upper Cisokan
HASANAH.ID – BANDUNG. LSM Trapawana Jawa Barat soroti persoalan lingkungan hidup terkait rusaknya ratusan hektar kawasan hutan dampak alih fungsi kawasan menjadi bendungan PLTA Upper Cisokan.
Diketahui, pembangunan PLTA Upper Cisokan merupakan yang pertama dibangun di Indonesia oleh PLN yang mana proyek ini ditargetkan selesai 2026 dengan estimasi biayanya Rp 8 triliyun.
Menyikapi hal tersebut, Ketua LSM Trapawana Jawa Barat, David Riksa Buana mengatakan, diperlukan pengawasan bersama melalui Sinergi dan Kolaborasi antar pihak sesuai dengan yang diamanatkan dokument LARAP (Land Acquisition and Resettlement Action Plan) maupun AMDAL.
“Ratusan hektar hutan dikawasan Cipongkor dan Rongga Kabupaten Bandung Barat, serta sebagian Kabupaten Cianjur telah beralih fungsi Diperlukan pengawasan bersama melalui Sinergi dan Kolaborasi antar pihak. Hal penting yang harus diperhatikan, meskipun telah mengantongi dokumen LARAP atau AMDAL, seharusnya dievaluasi ulang terkait kesesuaian antara pelaksanaannya dan akibat atau dampak yang ditimbulkan,”ujar David saat dikonfirmasi, Kamis 30/10/2025.,




