Breaking News
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Menhan Gagas Pabrik Obat TNI, Distribusi Dijanjikan Sampai ke Apotek Desa

Menhan Gagas Pabrik Obat TNI, Distribusi Dijanjikan Sampai ke Apotek Desa

  • account_circle Hasanah 014
  • calendar_month Jumat, 2 Mei 2025
  • visibility 41
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa Tentara Nasional Indonesia (TNI) kini tengah mengembangkan produksi obat melalui pabrik farmasi militer. Pabrik tersebut merupakan hasil revitalisasi laboratorium farmasi milik angkatan bersenjata yang disiapkan untuk menunjang kebutuhan kesehatan pertahanan nasional.

Dalam rapat kerja bersama Komisi I DPR RI, Sjafrie menyebut bahwa tingginya harga obat di Indonesia mendorong pemerintah untuk memperkuat produksi dalam negeri, termasuk oleh institusi militer.

“Laboratorium farmasi militer telah direvitalisasi menjadi pabrik obat pertahanan. Ini bentuk kontribusi kita dalam menjawab persoalan mahalnya harga obat di masyarakat,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (30/4).

Produksi obat militer tersebut, kata Sjafrie, akan disalurkan melalui Koperasi Merah Putih yang akan dibentuk di tingkat desa. Kerja sama distribusi dilakukan bersama Kementerian Kesehatan guna memperluas akses masyarakat terhadap obat murah dan berkualitas.

“Apotek di desa akan menerima pasokan dari pabrik farmasi militer kita, melalui skema koperasi desa,” lanjutnya.

Kebijakan ini sejalan dengan upaya memperkuat sistem ketahanan kesehatan nasional, termasuk menjangkau layanan kesehatan hingga ke pelosok.

Sjafrie juga menyinggung tantangan yang dihadapi rumah sakit milik TNI. Dari 145 rumah sakit yang tersebar di seluruh Indonesia, 29 di antaranya belum terakreditasi. Hal ini, menurutnya, disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia dan belum terpenuhinya layanan dasar yang menjadi syarat akreditasi.

  • Penulis: Hasanah 014
expand_less