“Kami sangat berterima kasih atas di bukanya puri bambu ini oleh Menteri Pariwisata. Hal ini akan menjadi lahan pekerjaan guna mengurang pengangguran di wilayah setempat,”papar Dadang Nazer.
Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kabupaten Bandung Agus Firman Zaelani mengatakan, akan ada banyak keseruan di Puri Bambu. Seperti pertunjukan budaya, live music, workshop, hingga sajian kuliner khas Cimenyan Bandung.
“Kesenian yang ditampilkan bertema bambu dan alat musik kreatif lainnya. Hal ini sesuai nama destinasi digital Puri Bambu yang menjadi tempat kreatifnya anak muda. Ada Tarawangsa, Tari Merak, Angklung Saung Mang Udjo, dan lainnya yang siap menghibur pengunjung,” ujar Agus.
Pilihan kuliner di Puri Bambu, tutur dia, juga lengkap. Cimenyan terkenal dengan potensi kuliner berupa tape singkong atau peuyeum dan madu. Selain itu, ada olahan pangan lain dari singkong, jagung, tepung beras, sayur sayuran, dan umbi-umbian.
Kadispar menuturkan, di sini juga akan dihadirkan minuman tradisional yaitu bandrek dan bajigur dan kopi yang berasal dari Jawa Barat.