Kinerja Menteri Jadi Sorotan, Survei Ungkap 27,5 Persen Publik Tidak Puas dengan Pemerintahan Prabowo
- account_circle Hasanah 014
- calendar_month Sabtu, 8 Feb 2025 23:23 WIB
- visibility 200
- comment 0 komentar
- print Cetak

Analis Komunikasi Politikus Hendri Satrio (Foto: Istimewa).
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, NASIONAL – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto mendapat sorotan terkait kinerja para menterinya. Analis komunikasi politik Hendri Satrio menilai bahwa ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Prabowo cukup tinggi, salah satunya dipicu oleh perilaku dan kinerja para menteri.
Berdasarkan survei yang dilakukan Lembaga Survei KedaiKOPI, sebanyak 27,5 persen masyarakat menyatakan ketidakpuasan terhadap pemerintahan Prabowo. Hasil ini selaras dengan sikap tegas Presiden Prabowo yang menyatakan tidak akan ragu dalam mengevaluasi para menterinya.
Hendri menjelaskan bahwa pernyataan presiden mengenai evaluasi para menteri semakin memperkuat indikasi ketidakpuasan, termasuk dari Prabowo sendiri.
“Pernyataan tersebut menunjukkan ada menteri yang kinerjanya kurang memuaskan. Bahkan, Presiden Prabowo sudah memberikan peringatan dalam 100 hari pertama pemerintahannya,” ujarnya.
Reshuffle dan Tiga Pertimbangan Utama Presiden
Lebih lanjut, Hendri menyebutkan bahwa dalam mempertimbangkan reshuffle kabinet, Presiden Prabowo akan melihat tiga faktor utama: subjektivitas, kinerja, dan aspek politik.
“Subjektivitas biasanya menjadi pertimbangan utama, yaitu apakah presiden menyukai menteri tersebut atau tidak. Kedua, kinerja diukur berdasarkan rapor kerja yang ada. Ketiga, aspek politik, apakah keberadaan menteri tersebut mengganggu kekuatan politik pemerintahan atau tidak,” jelasnya.
- Penulis: Hasanah 014



