Peringatan HUT ke-81 DPR RI 29 Agustus: Perjalanan Sejarah, Tugas, dan Capaian Legislasi
- account_circle Muhammad Ibrahim
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 08:05 WIB
- visibility 19
- comment 0 komentar
- print Cetak

Peringatan HUT ke-81 DPR RI 29 Agustus: Perjalanan Sejarah, Tugas, dan Capaian Legislasi (Sumber: Canva/Edited Muhammad Ibrahim)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
1966–1967: Orde Baru dan DPR Baru
Setelah lengsernya Presiden Soekarno, pemerintahan Presiden Soeharto mulai membentuk kembali sistem kenegaraan, termasuk DPR. Pada 1966, muncul Surat Perintah 11 Maret (Supersemar) yang menjadi titik balik menuju masa Orde Baru. Pemilu kembali digelar pada 1971, dan dari sinilah dimulai era DPR hasil pemilu dengan sistem baru yang lebih dikendalikan. DPR Orde Baru mendominasi fungsi legislasi tetapi cenderung menjadi lembaga formalitas karena kekuasaan eksekutif sangat dominan.
Baca Juga: BNI wondrX 2026 Catat Capaian Hingga 100 Ribu Pengunjung, Transaksi Tembus Rp2,73 Triliun
1998: Reformasi dan Kebangkitan Kembali DPR
Setelah Presiden Soeharto mengundurkan diri pada Mei 1998, dimulailah era Reformasi. DPR kembali menjadi lembaga legislatif yang lebih kuat dan independen. Pada 1999, pemilu bebas dan demokratis kembali digelar, menghasilkan DPR dengan representasi dari banyak partai politik. Reformasi konstitusi dilakukan lewat empat kali amandemen UUD 1945 (1999–2002), memperkuat posisi DPR sebagai lembaga legislatif sejati.
2004–Kini: DPR Modern dan Terbuka
Pada 2004, Indonesia untuk pertama kalinya menggelar pemilihan legislatif dan presiden secara langsung. Fungsi DPR semakin diperluas dan diperkuat, termasuk hak legislasi, pengawasan, dan penganggaran. DPR juga diberikan hak interpelasi, angket, dan menyatakan pendapat. DPR kini bekerja berdasarkan undang-undang dan tata tertib internal, serta memiliki komisi-komisi yang membidangi urusan tertentu. Sejak itu hingga kini, DPR terus berkembang dalam menghadapi tantangan baru dalam sistem demokrasi modern.
Fungsi dan Tugas DPR
Dari sisi Legislasi
- Penulis: Muhammad Ibrahim




