Lansia di Pekalongan Dicoret dari Bansos karena Diduga Judol, KTP Pernah Dipinjam
- account_circle Talhah Lukman Ahmad
- calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026 18:00 WIB
- visibility 15
- comment 0 komentar
- print Cetak

ilustrasi penerima bansos. Lansia di Pekalongan dicoret dari daftar penerima bansos karena diduga judol. (Diolah AI)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Untuk memenuhi kebutuhan makan, pasangan itu terkadang harus meminta bantuan dari tetangga dan kepala desa.
“Sudah lama saya lupa (tidak dapat bantuan). Saya ini tidak sekolah, baca tulis saja saya tidak bisa, ponsel juga tidak punya,” kata Darmi.
Kata Pihak Desa Soal Lansia di Pekalongan Tak Terima Bansos
Pihak Desa Kayugeritan kemudian mencari tahu penyebab munculnya indikasi judi online dalam data mereka.
Perangkat desa menemukan adanya masalah terkait penggunaan identitas kependudukan.
Dalam proses klarifikasi, diketahui KTP salah satu pasangan pernah dipinjam orang lain.
Pemilik KTP sendiri mengaku tidak tahu tujuan penggunaan dokumen tersebut.
Desa kemudian mengajukan banding agar status penerima bantuan pasangan lansia tersebut dapat diperiksa kembali.
Kini pasangan lansia Dayat (77) dan Darmi (63) berharap masalah yang dialaminya sekarang bisa selesai dapat menerima bantuan sosial kembali.
Kasus yang terjadi di Pekalongan ini secara langsung menunjukkan pentingnya pemeriksaan data secara menyeluruh.
Tujuannya agar bantuan sosial bisa tepat sasaran dan tidak mengganggu masyarakat yang benar-benar membutuhkan. **
- Penulis: Talhah Lukman Ahmad




