Breaking News
Trending Tags

Makna Pernyataan Ibu Megawati Sungguh Dalam

  • account_circle hasanah editor
  • calendar_month Selasa, 20 Nov 2018 17:53 WIB
  • visibility 646
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Afriadi lebih lanjut mengatakan, keprihatinan Megawati tersebut adalah keprihatinan semua pihak. Karena sejak awal lonceng kampanye dibunyikan KPU, yang lebih banyak bergaung ke masyarakat adalah kampanye saling mendowngrade.

Pihak oposisi alih-alih menjual program dan menunjukkan keunggulan distingtifnya untuk meyakinkan masyarakat bahwa mereka layak memimpin negeri ini, malah lebih sibuk berkampanye negatif.

“Kesannya, berusaha mendowngrade citra pemerintah secara ngawur, tanpa data-data yang valid. Pihak petahana akhirnya melayani mereka dengan diksi-diksi yang menunjukkan kengawuran oposisi tersebut, seperti diksi sontoloyo, gendoruwo, dan ‘budek-buta’,” katanya.

Afriadi berharap sindiran halus Mega bisa menyadarkan semua kontestan agar memanfaatkan masa kampanye lima bulan ke depan dengan kampanye adu visi-misi, program, dan tawaran kebijakan.

Sebelumnya, Mega menyatakan merasa kasihan dengan Prabowo karena orang di sekeliling Ketua Umum DPP Partai Gerindra itu selalu menyampaikan hal yang buruk mengenai pemerintahan yang sekarang.

Mega menyampaikan hal itu saat berpidato pada pembukaan sekolah caleg PDIP di kantor DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (15/10). Sumber Makna Pernyataan Ibu Megawati Sungguh Dalam 1

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: hasanah editor
expand_less