Breaking News
Trending Tags

Peringatan Tunggal Putri Indonesia, Susy: Harus Galak di Lapangan

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Selasa, 25 Jun 2019 08:43 WIB
  • visibility 428
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Tunggal putri Indonesia menjadi sektor paling tertinggal di Pelatnas Cipayung, Jakarta Timur. PB PBSI pun melakukan segala cara untuk menggenjot ketertinggalan tunggal putri Indonesia. Fokus PBSI saat ini melahirkan tunggal putri bermental petarung di lapangan.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PB PBSI Susy Susanti, mengakui jika hingga saat ini PBSI masih berjuang untuk mengejar ketertinggalan tim tunggal putri. Hadirnya Rionny Mainaky yang kini menjadi kepala pelatih tunggal putri, kata Susy, diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan prestasi Gregoria Mariska Tunjung dan kawan-kawan.

“Saat ini tunggal putri yang harus ekstra kerja keras. Itulah kenapa saya bawel ngomong terus, bukan menganakemaskan tunggal putri, tapi saya mau memacu semangat mereka. Saya bilang ‘saya nggak terima, lho. Kita tuh bisa, bukannya nggakbisa, walaupun cuma satu orang, tapi bisa’. Bagaimana caranya menemukan yang satu orang ini,” kata Susy seperti dikutip dari Badmintonindonesia.org.

“Kami berharap di Gregoria, tapi dia masihon-offbegitu, kadang bagus, kadang dia kalah dengan dirinya sendiri. Kurang jaga badan, dia harus disiplin sama diri sendiri. Kalau tidak bisa jaga kondisi dampaknya apa? Latihannya kepotong, sudah naik, turun lagi, bagaimana mau ke atas, kalau sudah mulai naik, sakit, nanti sudah naik lagi, sakit lagi, kan susah,” ujar peraih emas tunggal putri di Olimpiade Barcelona tersebut.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less