Pemilu 2024 merupakan Pemilu paling buruk setelah reformasi menurut Konsultan Politik Eep Saefullah
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Selasa, 12 Mar 2024
- visibility 47
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto Konsultan Politik, Eep Saefullah pada Sabtu, (9/3/2024)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – NASIONAL. Pemilu 2024 merupakan Pemilu paling buruk setelah reformasi menurut Konsultan Politik, Eep Saefullah. KPU dan Panwaslu sangat lambat dalam perhitungan suara yang sudah memakai teknologi AI dan websitenya sering down sehingga membuat kisruh pada Sabtu, (9/3/2024).
Maka dari itu, Ia menceritakan bahwa ada kolektif masyarakat Indonesia dan luar negeri yang sedang mengumpulkan data hasil perhitungan suara dari setiap TPS di Indonesia. Data ini dapat digunakan untuk Paslon 01 dan 03 jika benar-benar akan melakukan gugatan ke MK setelah hasil akhir dari KPU.
“Gerakan ini mencoba menelusuri data dari sirekap yang fokus ke perolehan suara 02 dan menemukan tanda tangan setiap halaman dari 1, 2, 3 berbeda namun dari orang yang sama. Ini bukan lagi kecurangan tapi kejahatan,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa hal ini termasuk hal yang baik ketika penyelenggara Pemilu tidak dapat berbuat apa-apa saat terjadi kecurangan yang sistematis. Penyelenggara Pemilu yang harusnya bersikap selayaknya dan bertanggung jawab tetapi tidak melakukan apa-apa.
Eep mengungkapkan bahwa hal ini perlu dibongkar karena bukan hanya terjadi kecurangan dalam teknologi penghitungan suara saja tetapi manualnya saja sudah ada penyelewengan. Hal ini perlu dibongkar dan diungkapkan ke publik.
“Kini sudah tidak pantas mengatakan dengan tutur lembut pada Pemilu saat ini, sebut saja bobrok dan buruk,” pungkasnya.
- Penulis: Hasanah 012
