
HASANAH.ID – BANDUNG. Politik Indonesia kini seperti ‘Gentong Babi’. Dosen Hukum Unand, Ferry mengatakan istilah itu karena masyarakat telah ditipu oleh politik pemerintah atas nama misi sosial pada Jumat, (23/2/2024) di Universitas Parahyangan Jalan Ciumbuleuit, Kota Bandung.
Ia menjelaskan bahwa politik ‘Gentong Babi’ itu pemerintah sengaja menyimpan daging babi di dalam gentong, lalu saat memiliki kepentingan di lempar kepada budahk agar dipuja-puja namanya. Hal itu seperti Pemilu kemarin membagikan Bansos untuk meraup suara.
“Hal ini sama dilakukan oleh penjajah Belanda saat penjajahan melemparkan makanan kepada pribumi agar dianggap sikap welas asih,” ujarnya.
Ferry menjelaskan bahwa gaji dosen serta ASN dulu tidak dinaikkan dahulu. Akan tetapi, mendekati Pemilu dinaikkan tiba-tiba.
“Politik ‘Gentong Babi’ sudah dinaikkan contohnya adanya kenaikan gaji untuk Banwaslu dan KPU. Lalu, membicarakan membutuh 2 juta PNS saat Pemilu,” kata Ferry.