Breaking News
Trending Tags

Anggota Komisi VII DPR RI Eva Monalisa Kritik BPKN Gunakan Data KKI tanpa uji laboratorium

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 29 Jun 2026 23:48 WIB
  • visibility 119
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Komisi VII DPR RI tengah menelusuri klaim yang menyebut produk air mineral dalam kemasan (AMDK) berpotensi membahayakan kesehatan publik.

Anggota Komisi VII menyampaikan kekhawatiran atas perbedaan data yang dipaparkan dalam rapat Panja AMDK, termasuk soal sumber bukti yang dipakai.

Eva Monalisa menyoroti bahwa laporan BPKN tahun 2022 menunjukkan masalah operasional di sejumlah depot air isi ulang, namun dalam RDP BPKN justru lebih menonjolkan data dari KKI mengenai air mineral dalam kemasan (AMDK).

Ia mempertanyakan alasan pergeseran fokus itu dan meminta penjelasan rinci mengenai metodologi yang digunakan untuk menghasilkan klaim tersebut.

Legislator dari PKB itu menuntut informasi tentang uji laboratorium yang mendukung tuduhan, termasuk jumlah sampel dan teknik pengambilan yang dipakai.

“Tanpa bukti ilmiah yang jelas, klaim bisa menimbulkan kebingungan dan merugikan konsumen,” tegas Eva.

Eva juga menuntut angka konkret mengenai korban yang dilaporkan selama tiga tahun terakhir agar dapat menilai skala permasalahan secara objektif.

Komisi meminta BPKN memaparkan berapa banyak pengaduan yang benar-benar terbukti menimbulkan kerugian atau penyakit akibat konsumsi air galon serta bukti pendukungnya, termasuk data klinis jika ada.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less