Breaking News
Trending Tags

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani imbau warga siapkan mitigasi efektif hadapi kemarau 2026

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 07:08 WIB
  • visibility 85
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami musim kemarau 2026 yang lebih kering dari rata-rata sehingga ketersediaan air berpotensi terdampak serius.

Analisis BMKG menunjukkan peningkatan suhu dan penurunan curah hujan yang dapat berlangsung dalam periode cukup panjang, menandai perubahan iklim yang memicu kondisi ekstrem pada musim kemarau 2026.

Instansi itu memproyeksikan puncak kemarau akan berlangsung antara Juli dan September 2026, dengan wilayah tertentu menghadapi risiko kekeringan lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menegaskan bahwa lembaganya aktif melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lain untuk pendampingan dan langkah mitigasi.

Menurut Teuku Faisal Fathani, pendekatan koordinatif diperlukan agar respons adaptasi di tingkat lokal dapat dilaksanakan secara cepat dan terukur.

BMKG juga mengimbau masyarakat memprioritaskan langkah antisipatif terkait ketersediaan air, potensi kekeringan, serta pencegahan kebakaran hutan dan lahan.

Upaya pencegahan yang disarankan meliputi konservasi air, pengaturan penggunaan irigasi, pemantauan sumur dan cadangan air, serta kesiapsiagaan pemadaman awal untuk mencegah kebakaran meluas.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less