Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin sebut hapus latsarmil manajer Kopdes hemat triliunan
- account_circle khasanah
- calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 14:47 WIB
- visibility 99
- comment 0 komentar
- print Cetak

Penghapusan Latsarmil Calon Manajer Kopdes Hemat Triliunan
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Mayjen TNI (Purn) Tubagus Hasanuddin menyoroti besarnya biaya pelatihan calon manajer Koperasi Desa yang mencapai Rp30 juta per peserta sebagai bagian dari paket pelatihan senilai Rp45 juta.
Hasanuddin menegaskan bahwa jumlah itu menyerap mayoritas anggaran karena hanya Rp15 juta yang diperuntukkan bagi substansi selama 15 hari.
Menurutnya skema 45 hari yang mengombinasikan 30 hari latihan militer dan 15 hari materi koperasi perlu dikaji ulang, khususnya terkait biaya pelatihan calon manajer Koperasi Desa.
Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini menilai proporsi anggaran untuk kegiatan non-manajerial terlalu dominan.
Ia mencontohkan bahwa penghilangan unsur latihan militer berpotensi memangkas sekitar Rp30 juta atau dua pertiga dari biaya per peserta.
Hasanuddin memperingatkan apabila pola tersebut diterapkan secara massal, penghematan untuk anggaran negara bisa mencapai triliunan rupiah.
Gelombang pertama program pelatihan dijadwalkan pada 17 Juni hingga 31 Juli 2026.
Jumlah peserta yang akan mengikuti tahap awal adalah 35.476 orang.
Rinciannya terdiri dari 30.000 calon pengelola Koperasi Desa Merah Putih dan 5.476 calon pengelola Kampung Nelayan Merah Putih.
Sementara itu Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa Kemhan telah mengubah latsarmil menjadi konsep Latihan Pembekalan Bela Negara dan Manajerial.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




