Breaking News
Trending Tags

Sekolah Rakyat gagasan Presiden Prabowo Subianto bantu Risky penjual ikan lanjut sekolah

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Sabtu, 4 Jul 2026 05:07 WIB
  • visibility 73
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Seorang anak bernama Risky mulai menata harapan baru setelah diterima di program Sekolah Rakyat yang menyediakan asrama dan fasilitas pendukung untuk siswa kurang mampu.

Sehari-hari Risky bekerja berjualan ikan untuk menopang kebutuhan keluarga dengan penghasilan rata-rata Rp30 ribu, dan bisa mencapai Rp90 ribu ketika dagangannya habis.

Keluarga besar yang bergantung padanya berjumlah 13 orang, sehingga penerimaan di Sekolah Rakyat menjadi titik balik yang sangat berarti bagi keluarga.

Risky tinggal bersama kakek dan neneknya, Salamuddin (63) dan Masitah (55), setelah ayah membangun hidup baru dan ibu merantau jauh.

Masitah menceritakan bahwa hasil jualan selalu dibagi dan sebagian digunakan untuk membeli beras serta popok adik yang masih kecil.

Penerimaan Risky di SRMP 2 Medan memicu reaksi haru dari keluarga karena sebelumnya akses pendidikan bagi Risky sangat terbatas.

Masitah mengaku pernah menangis karena tak mampu menyekolahkan anaknya, lalu merasa lega ketika tahu Risky mendapat tempat di asrama sekolah tersebut.

Sejak tinggal di asrama, perubahan perilaku Risky terlihat signifikan; ia kini lebih rutin ke musala dan masjid.

Kakek Salamuddin menyatakan dukungan penuh agar Risky memperoleh pendidikan yang baik dan berpeluang meraih kesuksesan di masa depan.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less