Ketua Harian DPN IARMI Muhammad Arwani Deni Mendesak Perbaikan Tata Kelola Energi
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 10 Jul 2026 08:45 WIB
- visibility 135
- comment 0 komentar
- print Cetak

Kebocoran Sektor Energi Jadi Sorotan, Pemerintah Didesak Perbaiki Tata Kelola
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Perdebatan tentang kedaulatan energi nasional menjadi titik fokus dalam Focus Group Discussion (FGD) yang digelar DPN IARMI pada 9 Juli 2026 di Jakarta.
Forum bertajuk “Mengembalikan Kejayaan Kedaulatan Energi Nasional” itu mengundang berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun rekomendasi kebijakan terkait tata kelola energi.
Ketua Harian DPN IARMI, Muhammad Arwani Deni, menegaskan bahwa isu kedaulatan energi nasional harus masuk dalam prioritas kebijakan strategis negara.
Menurut Arwani Deni, pengaturan yang jelas dan pengawasan ketat diperlukan untuk menjamin stabilitas pasokan dan kemandirian energi.
Syaiful Chaniago, Komisaris Utama PT PLN Energi Gas, menyoroti lemahnya mekanisme pengawasan sebagai salah satu akar masalah di sektor ini.
Syaiful menekankan pentingnya peran aktif komisaris dalam membaca data keuangan dan anggaran serta melakukan koreksi ketika ditemukan penyimpangan.
Arie Gumilar, Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), menyebut kebocoran dalam sektor energi sebagai masalah yang bersifat struktural.
Arie memperingatkan bahwa kebocoran tidak sebatas korupsi, tetapi juga muncul dari inefisiensi dan manipulasi tata niaga.
Dia mendorong penerapan digitalisasi menyeluruh serta evaluasi tata kelola migas agar potensi kebocoran pendapatan negara dapat diminimalkan.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




