Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Tolak Rencana Utang Rp786 Miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur
- account_circle khasanah
- calendar_month Kamis, 20 Agt 2026 09:40 WIB
- visibility 16
- comment 0 komentar
- print Cetak

Fraksi PDI Perjuangan Jember Menolak Utang Rp786 Miliar di DPD Jatim
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia berpendapat, besar pinjaman seharusnya ditentukan setelah mengetahui besaran belanja dan defisit. Widarto menegaskan pentingnya pemerintah mengoptimalkan PAD terlebih dahulu.
“Jumlah utang baru bisa diketahui setelah kita memahami pendapatan, belanja, dan kekurangan biayanya,” tambah Widarto.
Ia menyatakan, jika belanja meningkat, pinjaman mungkin saja diperlukan. “Oleh karena itu, mari kita bahas dengan terstruktur,” imbuhnya.
Situasi memanas ketika pembahasan masuk ke posisi Fraksi PDI Perjuangan terkait pinjaman tersebut. Widarto menegaskan bahwa fraksinya tidak akan menanggung risiko fiskal dari pinjaman, meski tetap menghormati keputusan Badan Anggaran.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Candra Ary Fianto, bahkan mengancam akan meninggalkan rapat jika aspirasi fraksinya tidak mendapat perhatian dan draf anggaran tidak dibuka secara transparan.
“Jika aspirasi kami tidak diakomodasi dan draf anggaran tidak ditunjukkan, kami akan mundur dari rapat ini,” tegas Candra.
Penolakan Fraksi PDI Perjuangan ditunjang oleh salah satu partai pengusung Bupati Jember, Muhammad Fawait. Di sisi lain, lima fraksi pendukung pemerintah lainnya tetap menyetujui rencana pinjaman daerah tersebut.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




