Breaking News
Trending Tags

Strategi 2+2 Indonesia-Australia: Membangun Kerjasama untuk Stabilitas Indo-Pasifik

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026 20:58 WIB
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – Indonesia dan Australia semakin memperkuat kemitraan mereka di bidang politik luar negeri dan pertahanan. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan keamanan, stabilitas, dan ketahanan di kawasan Indo-Pasifik.

Pertemuan penting tersebut digelar ketika Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Menteri Luar Negeri Sugiono menghadiri Rapat Menteri Luar Negeri dan Pertahanan 2+2 Indonesia-Australia di Melbourne pada 26 Agustus 2026.

Delegasi dari Australia dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Pertahanan Richard Marles dan Menteri Luar Negeri Penny Wong. Ini menjadi forum 2+2 pertama setelah penandatanganan Treaty on Common Security oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese di Jakarta pada Februari 2026.

Menurut Menhan Sjafrie, kesepakatan ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan antara kedua negara. Indonesia dan Australia memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga keamanan dan stabilitas regional.

Menlu Sugiono juga menekankan signifikansi pertemuan ini dalam konteks hubungan bertetangga yang baik, yang berlandaskan saling menghormati dan manfaat bersama.

Dalam forum ini, implementasi Treaty on Common Security juga menjadi pembahasan utama. Kedua negara sepakat untuk memperluas kerja sama di luar kesepakatan politik dan mendorong konsultasi strategis serta mekanisme komunikasi yang lebih efektif.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less