Bursa Ketum PBNU Terus Berlangsung, Gus Kikin dan Gus Rozin Berebut Kursi Ketua Umum
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 03:16 WIB
- visibility 3
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bursa Ketum PBNU Masih Terbuka: Gus Kikin dan Gus Rozin Unggul dalam Perebutan Kursi Ketua
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Ia melihat Gus Kikin memiliki potensi yang lebih komprehensif. Penilaian tersebut muncul di tengah meningkatnya diskusi tentang calon Ketua Umum PBNU.
Selain itu, Gus Rozin juga memiliki rekam jejak yang menarik perhatian. Pengalamannya dalam struktur kaderisasi NU membuatnya layak diperhitungkan. Ia merupakan Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah untuk masa khidmah 2024-2029.
Pengalamannya yang luas di berbagai organisasi seperti PP IPNU dan GP Ansor memberikan pemahaman mendalam tentang NU dan pesantren.
Kedua tokoh ini kini bersaing dalam kontestasi yang cukup menarik. Gus Kikin mendapat dukungan dari basis pesantren Tebuireng dan PWNU Jawa Timur. Sementara itu, Gus Rozin membawa pengalaman panjang dalam kaderisasi ke arena ini.
Perbedaan latar belakang ini menjadikan pertarungan menuju kursi Ketua Umum PBNU semakin dinamis dan kompleks.
Para peserta Muktamar dihadapkan pada beragam pilihan serta pertimbangan mengenai kapasitas dan arah organisasi di masa mendatang.
KH Junaidi berharap dinamika diskusi ini berlangsung dalam suasana yang kondusif. Ia mengingatkan agar Muktamar tidak terjerumus dalam pertikaian kepentingan yang dapat memecah persatuan warga Nahdliyin.
“Jangan sampai Muktamar terjebak pada pertarungan kepentingan,” tekannya.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




