Breaking News
Trending Tags

Forum Ulama Nahdliyin Tegaskan Kritik Terhadap Kepemimpinan PBNU di Jombang

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 08:25 WIB
  • visibility 16
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jombang, Hasanah.id – Forum Ulama Nahdliyin (FUN) baru saja mengadakan halaqah dengan tema “Refleksi Kepemimpinan PBNU” di Aula Universitas Darul Ulum.

Acara ini berlangsung pada Rabu, 26 Agustus 2026, dan dipimpin oleh Ketua FUN KH Mujib Qulyubi. Ia menekankan pentingnya acara ini sebagai sarana otokritik terhadap kepemimpinan PBNU yang sedang berjalan. “Mudah-mudahan sekecil apa pun ikhtiar kita lewat NU kultural ini dicatat sebagai bagian dari perjuangan,” imbuhnya.

Dalam halaqah tersebut, para ulama memaparkan kritik tajam terhadap kemunduran dalam pengelolaan organisasi di tingkat pusat. KH Anis Maftuhin, pengasuh Ponpes Wali Salatiga, bahkan mendorong agar kepemimpinan PBNU saat ini tidak dipilih kembali.

Kiai Anis mencatat adanya tiga fenomena “L” yang meresahkan di dalam kepemimpinan PBNU saat ini. Ia menyatakan adanya luntur keulamaan, luntur tradisi tabayun, dan luntur ri’ayatul ummah. “Para pemimpin saat ini tidak kuat dan tidak terpercaya,” tegasnya. “Jangan dipilih lagi, karena suasana muktamar terasa tegang dan ada pengondisian.”

Pernyataan serupa juga diungkapkan oleh KH Khariri Makmun, pengasuh Ponpes Algebra Bogor. Ia menilai kepengurusan PBNU dipenuhi oleh berbagai kontroversi yang merusak citra organisasi. Khariri mengutip kasus hukum yang melibatkan pengurus dan manuver politik internasional dalam kritiknya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less