Breaking News
Trending Tags

Prabowo Subianto Catat Sejarah di Muktamar ke-35 NU untuk Masa Depan Organisasi dan Politik Indonesia

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026 12:33 WIB
  • visibility 29
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jombang, Hasanah.id – Ketika Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) dibuka dan ditutup oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, sejarah baru tercipta bagi organisasi ini.

Saifullah Yusuf, atau lebih dikenal sebagai Gus Ipul, selaku Ketua Organizing Committee, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran Presiden pada acara yang diadakan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, pada 31 Agustus 2026.

Gus Ipul menyatakan bahwa kehadiran Prabowo pada dua sesi muktamar ini merupakan sebuah momen bersejarah. Pada 27 Agustus 2026, Presiden hadir untuk membuka Muktamar ke-35 NU, dan kembali hadir untuk menutup rangkaian acara tersebut.

Acara muktamar ini dihadiri oleh lebih dari 3.000 peserta dari 38 PWNU, 523 PCNU, dan 33 PCINU. Setiap wilayah dan cabang mengirimkan perwakilan dari empat unsur yang berbeda.

Salah satu keputusan signifikan yang diambil berkaitan dengan pemilihan Ketua Umum PBNU. Mekanisme pemilihan kini tidak lagi menggunakan sistem one man one vote, melainkan mengharuskan setiap wilayah mengusulkan minimal satu dan maksimal lima calon.

Calon-calon tersebut akan disaring menjadi lima nama berdasarkan perolehan suara terbanyak dan diajukan kepada Rais Aam terpilih untuk dimusyawarahkan dengan anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA).

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less