Prabowo: Tragedi Madiun 1948 Difasilitasi Belanda
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Kamis, 8 Mei 2025
- visibility 51
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto Prabowo Subianto. (Sumber: Sekretariat Negara)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID, NASIONAL – Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan mengenai sejumlah peristiwa sejarah nasional seperti tragedi Madiun atau Pemberontakan PKI pada 1948 bukan ulah komunis atau DI/TII tetapi ulah belanda. Hal ini disampaikan olehnya pada sidang Kabinet Paripurna di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/5/2025).
Ia menjelaskan mengenai tantangan global yang saat ini penuh dengan ketidakpastian. Prabowo menyoroti bahwa Indonesia terlalu patuh pada arahan negara-negara besar dan lembaga internasional.
“Kita menjadi the good boy ya kan? Ada negara yang besar adalah negara yang kuat bilang ke kiri ya monggo, bilang ke kanan ya monggo, kita ikut. World Bank kita ikut, IMF kita ikut, globalisasi ya kita ikut,” kata Prabowo.
Ia menyebutkan bahwa adanya keterlibatan asing terutama Belanda pada awal kemerdekaan sangat kuat dan selama 28 tahun Indonesia merdeka tidak pernah berhenti dari campur tangan asing. Prabowo juga menjelaskan bahwa tragedi Madiun pada 1948 yang seolah-olah perbuatan komunis padahal menurutnya hal itu difasilitasi oleh Belanda.
- Penulis: Hasanah 012



