Presiden Baru Korsel Lee Jae Myung Serukan Perdamaian dengan Korea Utara
- account_circle Hasanah 012
- calendar_month Rabu, 4 Jun 2025
- visibility 80
- comment 0 komentar
- print Cetak

Tangkapan foto Presiden baru Korea Selatan, Lee Jae Myung. (Sumber: ABC News)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Adanya kejadian tersebut hubungan Korsel renggang dan Korut mendekatkan diri dengan Rusia dengan mereka mengirim pasukan militer untuk ikut berperang melawan Ukraina. Menurut Hong, Lee akan menempuh jalan yang terjal dengan tindakan yang administratif yang mudah dan melarang pengiriman selebaran ke Korut.
Ia juga akan menempuh dengan membatalkan penangguhan terhadap pakta militer dan mengirim pesan damai ke Korut pada acara-acara penting seperti Hari Pembebasan Nasional 15 Agustus. Walaupun begitu para pengamat Lee akan memiliki peluang untuk Korsel dan Korut berdamai namun akan sulit karena canggihnya persenjataan Korut kini dan hubungan mesranya dengan Rusia.
Terutama jika Lee memiliki niat membawa Korut masuk ke dalam meja dialog untuk denuklirisasi. Hal ini diprediksi akan sulit dilakukan dalam satu masa jabatan presiden.
Pada Juni 2024 Korsel sepenuhnya menghentikan perjanjian dan mengirim balon-balon sampah ke Pyongyang. Lalu tahun 2023 Kim Jong Un juga telah menetapkan Korsel sebagai musuh utama mereka dan menghilangkan seluruh rencana “penyatuan” Korea dari agenda kebijakannya.
- Penulis: Hasanah 012



