Siap Menangkan Pemilu 2024, DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi Buka Pendidikan Kader Pratama Angkatan Pertama
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Jumat, 19 Nov 2021
- visibility 74
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi melaksanakan Pembukaan Pendidikan Kader Pratama angkatan pertama yang diikuti oleh Pengurus Anak Cabang (PAC), Pengurus Ranting dan Ketua Anak Ranting yang sudah terbentuk, pada Jumat 19 sampai dengan 21 November 2021, di Kota Cimahi.
Acara yang dibuka secara resmi oleh DPP PDI Perjuangan Bidang Keanggotaan dan Organisasi Sukur Nababan, dilaksanakan bersamaan dengan DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bogor, juga di hadiri oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Ono Surono, anggota DPR RI Andrian Napitupulu, serta di kota Cimahi hadir Plt. Walikota Cimahi Ngatiyana.
Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar Ono Surono dalam Sambutannya memberikan motivasi kepada seluruh kader untuk terus berjuang memenangkan PDI Perjuangan di Jawa Barat
“Saat ini bukan saatnya bicara teori-teori atau diskusi-diskusi dalam ruangan, bahkan deklarasi saja, yang paling penting adalah bagaimana PDI Perjuangan bisa menang di Jawa Barat,” tegas Ono Surono.
Ia mengingatkan, sebagai partai Pelopor, PDI Perjuangan, yang terpenting adalah bagaimana melaksanakan disiplin sebagaimana tercetus dalam kongres di Bali.
“Bagaimana Jawa Barat bangkit pada 2024, sebagai kader konsolidasi partai harus terus menerus dilakukan, targetnya tahun 2022 harus selesai, kemudian Program-program partai, bagaimana kader harus mampu membantu masyarakat. Dan ketiga rekrutmen dan pendidikan kader
Dengan sistem pengampu. Semua dilaksanakan dengan harapan kita memiliki pasukan-pasukan yang terukur,” paparnya.
Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang keanggotaan dan organisasi, Sukur Nababan melalui virtual, mengatakan kalau
Kita berkumpul bukan dengan seragam yang sama. Tetapi Kita berkumpul karena menjadi keluarga besar PDI Perjuangan dan Kepentingan dan tujuan kita semua sama.
“Tujuan pertama, Tugas utama kita adalah memastikan di daerah kita Pancasila harus dibumikan, kita lawan ideologi selain Pancasila,” tegas Sukur Nababan.
“Kedua, yang menyatukan kita adalah tujuan berbangsa dan bernegara, adalah mewujudkan masyarakat yang mandiri.
Mewujudkan masyarakat mandiri kita harus berkuasa. Mulai kepala daerah, legislatif hingga Presiden,” imbuhnya.
Ia menambahkan, dilaksanakannya pelatihan karena memiliki tujuan.
“Tujuan konsolidasi yaitu bagaimana kita kompak mewujudkan tujuan. Kemudian, Pelatihan sebagai upaya menyamakan langkah, mengkonsolidasikan dengan rakyat, berhadapan dengan rakyat. Tujuannya agar kita dicintai, partai kita dicintai rakyat,” imbuhnya.
Ia meminta dari pelatihan ini, yaitu bagaimana menyamakan pikiran, strategi dan langkah ketika para kader berada dimasyarakat.
Terpisah, Plt. Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Cimahi sekaligus Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Ketut Sustiawan mengatakan pelaksanaan Gelombang Pertama ini pesertanya adalah Se-Kecamatan Cimahi Tengah.
“Ini merupakan bagian dari program partai, melanjutkan lima mantap Partai, setelah mantap ideologi, mantap organisasi dimana kita sudah membentuk jajaran pengurus sampai ke tingkat anak ranting, bahkan tingkat RW dan hari ini kita berikan pelatihan kader yang dinamakan Pendidikan Kader Pratama. Jadi sesuai dengan anggaran dasar partai, pendidikan kader Pratama ini dilaksanakan oleh DPC PDI Perjuangan,” jelas Ketut disela-sela pelaksanaan.
Ketut menjelaskan, program Pendidikan Kader Pratama adalah upaya untuk melanjutkan program partai yang semuanya telah dipersiapkan bagaimana para kader PDI Perjuangan siap menghadapi Pemilu 2024.
“Kita memiliki target di Pemilu 2024 yang dimulai dari pemantapan ideologi, pemantapan organisasi dan hari ini pemantapan Kader,” paparnya.
Ia menambahkan, Pendidikan kader Pratama ini dilaksanakan tiga hari dua malam sesuai dengan kurikulum dan modul yang diinstruksikan oleh DPP PDI Perjuangan.
“Melalui pendidikan kader pratama ini, harapannya para kader paham bagaimana struktur keorganisasian partai, termasuk bagaimana tanggung jawab terhadap masyarakat disekitarnya. Saat ini, pendidikan masih bersifat kelas yang nantinya akan dilanjutkan dengan tugas-tugas khusus selama enam bulan kedepan tentu dengan evaluasi-evaluasi,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badiklatcab PDI Perjuangan Kota Cimahi, Danang Wicaksono memaparkan Pendidikan Kader Pratama merupakan sekolah Partai untuk meningkatkan daya juang dan nilai-nilai ideologinya.
Pendidikan Kader Pratama gelombang pertama ini diikuti oleh 84 peserta dari Kecamatan Cimahi Tengah.
“Pendidikan Kader Pratama adalah kelanjutan dari pendidikan sebelumnya yaitu Traing of Trainers, dimana pendidikan ini adalah program pendidikan partai standarisasinya sudah ditetapkan secara nasional dengan basis cukup banyak materi yang sudah dipadatkan agar lebih efektif dan efisien dan lebih terfokus,” ujar Danang.
Danang memaparkan, dinamakan pendidikan tentu akan berakhir dengan sebuah ujian yang akan disinkronkan masing-masing tingkatan.
“Ujian disini adalah bagaimana mengaplikasikan apa yang sudah diberikan dalam pendidikan ke masyarakat yang bakan diberi waktu selama tiga bulan dengan berbagai tingkatan,” paparnya.
Ia melanjutkan, hal paling penting selain teori saat ini Adalah bagaimana praktek dilapangan yang akan kembali dilaporkan hasilnya kepada masing-masing tim.
“Prinsipnya kegiatan ini akan terus berkesinambungan, karena di kota Cimahi menggunakan sistem kelurahan akan dibagi menjadi tiga tahap, hari ini Cimahi Tengah, Minggu depan untuk Cimahi Utara dan dua Minggu berikutnya adalah Cimahi Selatan dan tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jika program ini berkembang,” ujar Danang. (Uwo)
- Penulis: Unggung Rispurwo
