Breaking News
Trending Tags
Beranda » Internasional » Trump Beri Tenggat 10 Hari kepada Putin untuk Hentikan Perang Ukraina

Trump Beri Tenggat 10 Hari kepada Putin untuk Hentikan Perang Ukraina

  • account_circle Bobby Suryo
  • calendar_month Selasa, 29 Jul 2025
  • visibility 34
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Hasanah.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali melontarkan ultimatum kepada Presiden Rusia Vladimir Putin terkait konflik bersenjata di Ukraina. Trump menyatakan bahwa Rusia memiliki waktu 10 hingga 12 hari untuk mencapai kesepakatan damai dengan Kyiv.

Pernyataan itu disampaikan Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Inggris Keir Starmer di Washington, Senin (28/7/2025).

“Saya akan tetapkan tenggat baru, kira-kira 10 atau 12 hari mulai hari ini,” ujar Trump kepada awak media.

Ultimatum tersebut menggantikan tenggat sebelumnya selama 50 hari yang telah ditetapkan Trump. Pemangkasan waktu ini, menurut Trump, dilatarbelakangi oleh kekecewaannya terhadap kurangnya progres Rusia dalam meredam konflik.

“Tidak ada alasan untuk menunggu lebih lama. Kami belum melihat kemajuan apa pun dari pihak Rusia,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah Rusia. Namun, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev yang juga dikenal sebagai sekutu dekat Putin, menyebut ultimatum Trump sebagai tindakan yang berisiko memicu ketegangan lebih luas.

“Setiap ultimatum adalah ancaman yang membawa dunia semakin dekat ke perang, bukan hanya antara Rusia dan Ukraina, tetapi juga dengan Amerika Serikat sendiri,” tulis Medvedev di platform X (dulu Twitter).

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyambut baik tekanan terbaru dari Trump. Dalam pernyataannya di media sosial, Zelensky menyebut langkah itu sebagai sinyal kuat menuju perdamaian.

“Ketegasan Presiden Trump datang pada saat yang krusial. Ini bisa menjadi titik balik dalam menghentikan perang ini,” tulis Zelensky.

Ia juga menyerukan sanksi tambahan terhadap Moskow sebagai bagian dari upaya untuk menekan Kremlin agar segera menghentikan serangan.

Trump menyatakan bahwa sanksi ekonomi, termasuk tarif perdagangan tambahan, siap diberlakukan jika Rusia tidak mematuhi tenggat yang ditetapkan.

“Jika kita sudah tahu apa jawabannya, tidak ada gunanya menunda. Sanksi dan tarif bisa diterapkan, termasuk tarif sekunder,” ujarnya.

Meski menyampaikan sikap keras, Trump menegaskan bahwa langkah tersebut bukan ditujukan untuk rakyat Rusia. “Saya tidak ingin menyakiti Rusia. Saya menyukai rakyatnya,” tambahnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Rusia menegaskan bahwa perdamaian hanya mungkin terjadi jika negara-negara Barat menghentikan pengiriman senjata ke Ukraina—syarat yang ditolak oleh banyak anggota NATO.

  • Penulis: Bobby Suryo

Rekomendasi Untuk Anda

  • Herman Suryatman Apresiasi IWEB Award 2024 Kolaborasi Pentaheliks untuk Ekonomi Jabar Inklusif Berkelanjutan

    Herman Suryatman Apresiasi IWEB Award 2024 Kolaborasi Pentaheliks untuk Ekonomi Jabar Inklusif Berkelanjutan

    • calendar_month Rabu, 18 Sep 2024
    • account_circle Hasanah 011
    • visibility 29
    • 0Komentar

    HASANAH.ID, KOTA BANDUNG -Sekda Jabar Herman Suryatman menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Ikatan Wartawan Ekonomi Bisnis (IWEB) atas penyelenggaraan IWEB Award 2024. Pada acara yang digelar di Ballroom Hotel Holiday Inn, Kota Bandung, Selasa (17/9/2024), Herman menekankan pentingnya kolaborasi dalam membangun ekonomi inklusif dan berkelanjutan di Jawa Barat. “Saya apresiasi IWEB atas event […]

  • Tarif PPN Indonesia Naik Jadi 12 Persen, Tertinggi di ASEAN Bersama Filipina

    Tarif PPN Indonesia Naik Jadi 12 Persen, Tertinggi di ASEAN Bersama Filipina

    • calendar_month Senin, 18 Nov 2024
    • account_circle Bobby Suryo
    • visibility 72
    • 0Komentar

    Hasanah.id – Mulai 1 Januari 2025, pemerintah akan memberlakukan tarif baru Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 12 persen, berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). PPN adalah pajak yang dikenakan pada transaksi pembelian barang dan jasa yang tergolong sebagai Barang Kena Pajak (BKP) atau Jasa Kena Pajak (JKP). Sebelum 2022, […]

  • Relokasi Warga Terdampak Pergeseran Tanah di KBB Menunggu Hasil PVMBG

    Relokasi Warga Terdampak Pergeseran Tanah di KBB Menunggu Hasil PVMBG

    • calendar_month Rabu, 6 Mar 2024
    • account_circle Hasanah 013
    • visibility 44
    • 0Komentar

    HASANAH.ID, JABAR – Relokasi ke tempat yang lebih aman perlu segera dilakukan agar warga terdampak pergeseran tanah di Kampung Cigombong, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat. Namun, Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin mengatakan relokasi tersebut masih menunggu hasil penelitian dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG). “Kepala BNPB telah melakukan kunjungan ke […]

  • Tangkapan foto Ibu Iffet. (Sumber: (nstagram/@iffetvecehaveceha)

    Bunda Iffet, Ibu Bimbim Slank, Meninggal Dunia di Usia 87 Tahun

    • calendar_month Minggu, 27 Apr 2025
    • account_circle Hasanah 012
    • visibility 79
    • 0Komentar

      HASANAH.ID, LIFESTYLE – Bunda Iffet, ibu dari Bimbim, penabuh drum grup musik Slank, meninggal dunia pada Sabtu, (26/4/2025), pukul 22.42 WIB. Perempuan yang memiliki nama lengkap Iffet Veceha ini wafat pada usia 87 tahun. Kabar duka ini pertama kali disampaikan oleh pemerhati musik, Adib Hidayat, melalui media sosial X pada Sabtu malam. “Duka cita […]

  • Mulung Fest 2024 Festival Airdrop Akbar Terbesar dan Perdana Digelar di Jakarta

    Mulung Fest 2024 Festival Airdrop Akbar Terbesar dan Perdana Digelar di Jakarta

    • calendar_month Sabtu, 30 Nov 2024
    • account_circle vritimes com
    • visibility 49
    • 0Komentar

    Jakarta, 27 November 2024 – Mulung Fest 2024, festival airdrop pertama dan terbesar di dunia yang digadang Nomeds Webtri Indonesia, genjot literasi masyarakat Indonesia terhadap teknologi blockchain dan Web3. Acara yang akan digelar pada 7 hingga 8 Desember 2024, di Hublife Jakarta, mendatang, targetkan 3.000-6.000 partisipasi selama dua hari penyelenggaraan. Buka ruang kolaborasi bagi penggiat […]

  • Tangkapan foto band Sukatani. (Sumber: Instagram Sukatani)

    Band Sukatani Ungkap Alami Tekanan Terkait Lagu “Bayar Bayar Bayar”

    • calendar_month Minggu, 2 Mar 2025
    • account_circle Hasanah 012
    • visibility 71
    • 0Komentar

      HASANAH.ID, NASIONAL – Band punk Sukatani mengaku mengalami tekanan dan intimidasi dari pihak kepolisian terkait lagu mereka yang berjudul Bayar Bayar Bayar. Lagu yang menyoroti isu pembayaran kepada polisi ini membuat band asal Purbalingga, Jawa Tengah, merasa mendapat tekanan sejak Juli 2024. Melalui unggahan di akun Instagram @sukatani.band pada Sabtu (1/3/2025), mereka menyatakan bahwa […]

expand_less
Skip to toolbar