Trump Pamerkan Foto Maduro Ditahan di Kapal Perang AS
- account_circle Bobby Suryo
- calendar_month Minggu, 4 Jan 2026
- visibility 68
- comment 0 komentar
- print Cetak

Trump Pamerkan Foto Maduro Ditahan di Kapal Perang AS
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Hasanah.id – Presiden Amerika Serikat Donald Trump membagikan sebuah foto yang diklaim menampilkan Presiden Venezuela Nicolas Maduro setelah diamankan oleh militer AS. Dalam unggahan tersebut, Maduro disebut berada dalam status tahanan di atas kapal perang Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Iwo Jima.
Pada foto itu, Maduro tampak duduk dengan kondisi mata tertutup dan tangan terborgol. Ia mengenakan penutup telinga peredam suara, celana olahraga, serta jaket abu-abu.
“Nicolas Maduro di atas USS Iwo Jima,” tulis Trump melalui akun Truth Social miliknya, sebagaimana dikutip AFP, Minggu (4/1/2025).
Trump mengklaim foto tersebut diambil beberapa jam setelah operasi penangkapan Maduro oleh pasukan AS. Ia juga menyebut Maduro bersama istrinya berada di kapal perang tersebut dan sedang dalam perjalanan menuju New York.
“Ya, Iwo Jima. Mereka ada di atas kapal,” ujar Trump dalam wawancara telepon dengan Fox News, seperti dilansir CNN, Minggu (4/1/2026).
Trump menjelaskan bahwa Maduro dievakuasi menggunakan helikopter dari wilayah Venezuela menuju USS Iwo Jima. Menurutnya, proses pemindahan berlangsung tanpa hambatan meski dilakukan di area dengan pengamanan sangat ketat.
“Mereka dibawa keluar menggunakan helikopter dan perjalanannya berjalan lancar—saya yakin mereka menikmatinya. Tapi jangan lupa, mereka telah membunuh banyak orang,” kata Trump.
Terkait operasi tersebut, Trump menyatakan tidak ada warga negara AS yang meninggal dunia. Namun, ia mengakui beberapa personel militer mengalami luka akibat tembakan.
“Sejauh yang saya tahu tidak ada korban jiwa, meski ada yang tertembak. Mereka sudah kembali dan kondisinya cukup baik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa salah satu helikopter sempat terkena tembakan dalam operasi tersebut. Meski begitu, Trump memastikan seluruh armada berhasil kembali dengan aman.
“Kami tidak kehilangan satu pun pesawat. Salah satu helikopter memang terkena tembakan cukup serius, tetapi tetap bisa kembali,” katanya.
Sebelumnya, pemerintah Venezuela menyatakan tidak mengetahui keberadaan Presiden Maduro. Caracas mendesak Washington untuk memberikan bukti bahwa Maduro berada dalam kondisi selamat.
Pada hari yang sama, Trump juga mengumumkan bahwa militer AS telah melancarkan operasi berskala besar di Venezuela. Ia memuji keberhasilan pasukannya menangkap Maduro, yang disebut dijaga ketat oleh militer Venezuela.
- Penulis: Bobby Suryo
