Weni Dwi Aprianti Minta Pemerintah Antisipasi Bencana di Lokasi Wisata
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
- visibility 36
- comment 0 komentar
- print Cetak

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Weni Dwi Aprianti, S.Ab
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – CIANJUR. Anggota DPRD Jabar Weni Dwi Aprianti, S.Ab apresiasi langkah-langkah pemerintah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menerjunkan puluhan relawan berjaga di obyek wisata air wilayah Kabupaten Cianjur.
Menurut Weni, upaya ini sebagai antisipasi dan penanganan cepat menghadapi potensi bencana seiring tingginya curah hujan dan ancaman bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat.
“Musim penghujan masih cukup tinggi serta potensi terhadap ancaman bencana alam yang masih terjadi di beberapa wilayah di Jawa Barat seperti angin puting beliung dan gempa bumi. Tentu saja harus menjadi perhatian dan ditingkatkan kewaspadaan terhadap masyarakat termasuk lokasi wisata alam yang ada di Kabupaten Cianjur,” ujar Weni saat dikonfirmasi, Minggu 25 Februari 2024.
Weni mengatakan, informasi dari BMKG hujan deras dengan intensitas tinggi akan melanda sebagian besar wilayah Cianjur hingga Maret 2024, sehingga kewaspadaan harus tingkatkan.
“Termasuk di obyek wisata air yang banyak terdapat di wilayah selatan Cianjur, mulai dari air terjun sampai dengan pantai selatan yang banyak dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, terutama menjelang masuknya bulan puasa,” kata legislator PDI Perjuangan asal Dapil IV Jabar Kabupaten Cianjur ini.
Weni mengapresiasi kesiapan petugas dari BPBD dan Relawan Tangguh Bencana (Retana) disiagakan di obyek wisata air sebagai upaya antisipasi, sekaligus melakukan pengawasan dan mengimbau wisatawan tidak mendekati bibir pantai atau air terjun ketika debit air meningkat disertai hujan lebat.
“Ini bagus, para relawan akan meminta pengelola untuk meningkatkan pengawasan dan imbauan bagi wisatawan yang datang untuk tidak mendekati jatuhnya air di wisata air terjun atau pinggir pantai ketika gelombang tinggi seiring hujan deras yang turun,” katanya.
Seperti diketahui tingkat kunjungan ke obyek wisata air terjun sejak beberapa pekan terakhir meningkat, terutama saat akhir pekan menjelang masuknya bulan puasa dan didominasi wisatawan lokal dan luar kota.
“Tentu harapannya koordinasi harus ditingkatkan baik relawan, forkopimcam maupun TNI/Polri menghadapi ngk kunjungan setiap akhir pekan,” katanya.***
- Penulis: Unggung Rispurwo
