5 Hal yang Selama Ini Dianggap Aset, Ternyata Bukan
- account_circle Rehan Oktra Halim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 20
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Faktor yang menentukan adalah pendidikan bisa membuka berbagai peluang kerja, memperkuat keterampilan, atau meningkatkan penghasilan. Namun, imbal hasil dari faktor ini juga bergantung pada bidang studi, institusi, serta kemampuan individu dalam menciptakan penghasilan.
Pendidikan tetap memiliki nilai dari sisi pengetahuan dan pengembangan diri. Namun dari perspektif finansial, pendidikan bisa disebut sebagai aset jika kenaikan pendapatan yang dihasilkan melebihi total yang dikeluarkan.
5. Asuransi Jiwa
Segala bentuk asuransi jiwa seringkali di branding sebagai kombinasi perlindungan terhadap tubuh sekaligus investasi jangka panjang. Para pemegang polis sering dijanjikan berjuta manfaat perlindungan jiwa termasuk kematian hingga nilai uang yang bisa dipinjam. Namun, fakta yang sebenarnya adalah asuransi jiwa bukanlah aset.
Agar maksimal, asuransi jiwa bisa dibeli dengan mencari agen asuransi yang dapat dibeli dengan biaya yang lebih rendah. Selisih permi dapat dialokasikan ke instrument seperti reksa dana yang lebih berpotensi memberikan pertumbuhan nilai lebih baik. Maka dari itu, pemanfaat perlindungan ada, sejalan dengan keuntungannya.
- Penulis: Rehan Oktra Halim



