5 Hal yang Selama Ini Dianggap Aset, Ternyata Bukan
- account_circle Rehan Oktra Halim
- calendar_month 4 jam yang lalu
- visibility 21
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Namun, dalam realitanya, rumah tinggal secara rutin menguras dana melalui berbagai aspek, mulai dari pajak properti, asuransi, biaya perawatan, perbaikan, hingga bunga kredit cicilan. Mengutip dari kompas.com, rata-rata pemilik rumah bisa mengeluarkan sekitar satu hingga empat persen dari nilai rumah per tahunnya hanya untuk perawatan saja. Angka tersebut belum termasuk dengan pajak, dan asuransi yang bisa saja naik tiap tahun.
Harga rumah setiap tahunnya memang terus naik, namun secara historis, kenaikan nilainya hanya sedikit jika dibandingkan dengan inflasi jangka panjang. Ditambah lagi jika dihitung dengan biaya transaksi lain seperti biaya perawatan lanjutan, serta biaya diluar dugaan lain yang bisa membuat nilai modal tertanam. Dengan permasalahan ini, tak sedikit dari pemilik rumah lebih memilih invests alternatif sebagai aset.
4. Pendidikan dan Gelar Sarjana
Pendidikan memang sangat penting dan wajib kita tempuh setinggi mungkin. Namun, banyak orang yang menganggap bahwa pendidikan adalah aset penting yang bisa diuangkan. Meski dalam praktiknya bisa saja terjadi, namun gelar pendidikan tidak bisa otomatis menjadi aset.
- Penulis: Rehan Oktra Halim



