Breaking News
Trending Tags

Rafael Situmorang: Cegah Klaster Keluarga, Pemerintah Harus Siapkan Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Tingkat Desa

  • account_circle Unggung Rispurwo
  • calendar_month 23 Juni 2021, 19:21 WIB
  • visibility 100
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

ADHIKARYA PARLEMEN

Hasanah.id – Bandung. Peningkatan kasus positif Covid-19 yang sangat signifikan mempengaruhi BOR atau angka keterisian tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan Covid-19. Data 21 Juni 2021, BOR rumah sakit rujukan Covid-19 di provinsi Jawa Barat mencapai 86,63%.

Satgas Penanganan Covid-19 provinsi Jawa Barat meminta pemerintah daerah (pemda) agar meningkatkan kualitas penanganan pasien Covid-19. Bahkan pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan isolasi mandiri bagi individu terkonfirmasi positif Covid-19 di rumah. Hal ini dinilai dapat menekan tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19.

Menyikapi hal tersebut, anggota DPRD Jabar Rafael Situmorang, S.H., justru menyarankan agar isolasi mandiri tidak dilaksanakan di rumah. Pasalnya, kondisi tersebut justru akan membuat klaster baru di rumahnya.

“Justru Isolasi mandiri yang dilakukan di rumah pasien positif Covid-19 sangat rentan dan berpotensi mempercepat penularan kepada keluarga lainnya yang berada dalam satu rumah. Pemerintah seharusnya memikirkan bagaimana kondisi di dalam rumah yang sempit, apalagi di lingkungan perkotaan yang sangat padat penduduk, sangat beresiko menjadi Klaster keluarga,” ungkap Rafael, legislator PDI Perjuangan, saat dihubungi Rabu, 23/06/2021.

Ia mendorong pemerintah provinsi Jawa Barat, untuk di lingkungan masyarakat membuat ruang isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 akan lebih efektif jika ditempatkan khusus di ruangan ditingkat desa/kelurahan atau kecamatan dengan tetap mendapatkan fasilitas perawatan dan pemantauan dari dokter maupun tenaga kesehatan.

“Kita memahami kondisi beban rumah sakit saat ini sangat tinggi, tapi harus dipahami juga resiko penularan kepada penghuni rumah lainnya, jika isolasi mandiri di laksanakan di rumah tanpa pemantauan. Alangkah baiknya ditempatkan di ruangan yang baik/layak ditingkat di desa/kelurahan dengan fasilitas perawatan standar Covid-19,” imbuhnya.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk lebih patuh dan taati protokol kesehatan, saat ini tren klaster keluarga, kunjungan, ziarah masih mendominasi pasien yang sekarang dirawat di rumah sakit di Jawa Barat.

  • Penulis: Unggung Rispurwo
expand_less