Breaking News
Trending Tags

Longsor di Proyek Upper Cisokan Bukti Nyata Telah Terjadi Kerusakan Lingkungan

  • account_circle Unggung Rispurwo
  • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2026 09:57 WIB
  • visibility 188
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

HASANAH.ID – RONGGA. Longsor terjadi di area terowongan (tunnel) proyek PLTA Upper Cisokan, Cipongkor, Rongga Kabupaten Bandung Barat, Jumat sore, 1/5/2026 sekitar pukul 15.00 WIB.

‎Tokoh masyarakat, Asep Mulyana yang berada disekitar Kejadian mengatakan longsor ini bukan sekadar bencana alam biasa, melainkan patut diduga sebagai dampak nyata dari aktivitas proyek yang terus menerus mengabaikan keseimbangan lingkungan.

‎”Kami mempertanyakan sikap para pemangku kebijakan, apakah akan terus diam melihat kerusakan yang semakin nyata di depan mata?,”ujar Asep kepada media, Jumat (1/5/2026)

‎”Fakta di lapangan menunjukkan bahwa pengrusakan hutan berlangsung secara masif dan sistematis, tanpa kontrol yang memadai,”tambahnya.

‎Menurutnya sebagai pengamat lingkungan, kami telah berulang kali memberikan peringatan bahwa proyek ini sarat dengan pelanggaran, khususnya terkait :

  • Penggundulan hutan yang tidak terkendali
  • Ketidakjelasan realisasi lahan pengganti hutan
  • Minimnya upaya mitigasi risiko longsor dan bencana ekologis

‎Namun hingga saat ini, peringatan tersebut seolah diabaikan. Peristiwa longsor ini harus menjadi alarm keras, bahwa dampak dari kelalaian sudah mulai terjadi.

‎”Jika tidak ada tindakan tegas, maka bukan tidak mungkin kejadian serupa bahkan lebih besar akan terus berulang dan mengancam keselamatan masyarakat serta merusak lingkungan secara permanen,”tegasnya.

‎Oleh karena Kami mendesak para pemangku kebijakan perlu dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap proyek Upper Cisokan, lalu perlu dilakukan penghentian sementara aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan.

‎Disamping itu juga perlu dilakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran yang terjadi dan transparansi kepada publik terkait dampak lingkungan proyek.

‎”Jangan sampai kepentingan pembangunan mengorbankan keselamatan dan kelestarian lingkungan. Jika hari ini dibiarkan, maka kerusakan esok hari akan jauh lebih besar,”pungkasnya.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

  • Penulis: Unggung Rispurwo
expand_less