Yusril Buka Suara soal Larangan Nobar Film Pesta Babi di Sejumlah Kampus, Apa Katanya?
- account_circle anshori
- calendar_month Minggu, 17 Mei 2026 10:36 WIB
- visibility 221
- comment 0 komentar
- print Cetak

Viral Film Pesta Babi, Tentang Apa? Ini Sinopsis dan Cara Nontonnya! (istimewa)
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
HASANAH.ID – Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa penghentian maupun pembubaran kegiatan nonton bareng film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita tidak berasal dari kebijakan pemerintah pusat ataupun instruksi aparat penegak hukum.
Menurutnya, kejadian tersebut lebih berkaitan dengan kebijakan internal di sejumlah daerah atau kampus tertentu, bukan tindakan yang dilakukan secara serentak oleh negara.
Pernyataan itu disampaikan Yusril saat memberikan klarifikasi di Jakarta pada Kamis. Ia menilai munculnya anggapan bahwa pemerintah melarang pemutaran film tersebut secara menyeluruh tidak sepenuhnya benar. Sebab, faktanya masih ada sejumlah kampus yang tetap menggelar acara nobar tanpa mengalami kendala.
“Di Universitas Mataram dan UIN Mataram, Lombok, nobar film itu dilarang karena persoalan prosedur administratif saja. Sementara di kampus lain di Bandung dan Sukabumi, nobar film itu berjalan tanpa halangan apa pun,” ujar Yusril saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Menurut Yusril, kondisi tersebut menunjukkan tidak adanya perintah terpusat untuk menghentikan pemutaran film dokumenter tersebut. Ia menilai keputusan pembatalan kegiatan di beberapa lokasi kemungkinan besar dipengaruhi aturan teknis maupun administrasi yang berlaku di lingkungan masing-masing institusi.
- Penulis: anshori




