Prabowo Buka Ekspor Pangan Asal Petani, Jamin Tanpa Kerugian
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 26 Jun 2026 01:13 WIB
- visibility 106
- comment 0 komentar
- print Cetak

Prabowo Buka Ekspor Pangan Asal Petani Tanpa Kerugian
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia kini mulai melakukan ekspor pupuk seiring meningkatnya kapasitas produksi pertanian nasional.
Menurut Prabowo, perkembangan produksi tersebut mendorong permintaan internasional, termasuk minat untuk membeli dan menerima pasokan dari Indonesia.
Permintaan ini tidak hanya terbatas pada pupuk; negara lain juga menanyakan kesiapan kita terkait beras dan jagung, sekaligus membuka peluang ekspor pupuk yang lebih luas ke pasar global.
pernyataan itu disampaikan Prabowo saat berpidato di Gorontalo pada 25 Juni 2026.
Ia menjelaskan bahwa surplus produksi untuk beberapa komoditas strategis telah tercapai sehingga kebutuhan domestik semakin terpenuhi.
Dengan kondisi tersebut, kata Prabowo, pemerintah melihat adanya ruang untuk mengekspor ke negara-negara yang meminta pasokan.
Namun, kebijakan ekspor akan diberlakukan selektif untuk memastikan kepentingan petani tetap terlindungi.
Prabowo menegaskan pemerintah tidak akan membuka keran ekspor apabila harga yang diterima petani tidak memberikan keuntungan yang layak.
“Silakan. Asal harganya benar,” ujarnya secara tegas di hadapan para petani yang hadir.
Dalam sambutannya, Prabowo juga langsung menanyakan kondisi keuntungan usaha tani kepada para petani di lokasi.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.



