Breaking News
Trending Tags

BMKG: Suhu RI Normal, Peluang Gelombang Panas Sangat Kecil

  • account_circle khasanah
  • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026 19:07 WIB
  • visibility 84
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, Hasanah.id – BMKG menegaskan bahwa peluang terjadinya gelombang panas sekelas yang melanda Eropa tetap kecil di wilayah Indonesia karena faktor geografis dan pengaruh kelautan.

Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyampaikan penilaian ini saat berbicara pada Rabu, 1 Juli 2026.

Menurut Ardhasena, kondisi atmosfer dan laut di Indonesia membuat kemungkinan munculnya gelombang panas dalam arti suhu ekstrem yang menetap relatif rendah.

Saat ini suhu siang hari di beberapa wilayah Indonesia umumnya berkisar antara 33 hingga 36 derajat Celsius, sebagaimana pengamatan BMKG.

BMKG menjelaskan bahwa keberadaan laut yang mengelilingi nusantara berfungsi sebagai penyangga termal yang meredam lonjakan suhu drastis di daratan.

Gelombang dan massa air laut yang besar membantu menstabilkan suhu udara, sehingga fluktuasi termal yang sangat ekstrem lebih jarang terjadi dibandingkan kawasan benua.

Salah satu ciri khas gelombang panas adalah suhu malam yang tetap tinggi dan tidak mengalami penurunan signifikan.

Namun di Indonesia, pola harian menunjukkan penurunan temperatur setelah sore hari sehingga malam biasanya lebih sejuk dibanding siang.

BMKG juga mencatat kenaikan suhu rata-rata Indonesia sekitar 0,3 derajat Celsius setiap sepuluh tahun, data yang perlu menjadi perhatian jangka panjang.

Ikuti Kami Di:
Hasanah di Google News

Avatar of khasanah

Penulis

jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.

expand_less