Bursa Ketum PBNU Terus Berlangsung, Gus Kikin dan Gus Rozin Berebut Kursi Ketua Umum
- account_circle khasanah
- calendar_month Jumat, 28 Agt 2026 03:16 WIB
- visibility 10
- comment 0 komentar
- print Cetak

Bursa Ketum PBNU Masih Terbuka: Gus Kikin dan Gus Rozin Unggul dalam Perebutan Kursi Ketua
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jombang, Hasanah.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang diselenggarakan di Jombang, Jawa Timur, pada Kamis, 27 Agustus 2026, membuka ruang perbincangan mengenai kandidat Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).
Diskusi yang berlangsung saat forum ini dimulai kian mengemuka. Kandidat-kandidat potensial seperti KY Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dan KH Abdul Ghaffar Rozin (Gus Rozin) jadi sorotan berbagai elemen masyarakat.
Gus Kikin, yang memimpin Pondok Pesantren Tebuireng dan menjabat sebagai Ketua Pengurus Wilayah NU Jawa Timur, mendapat apresiasi dari KH A. Junaidi Hidayat, seorang tokoh terkemuka dari Pondok Pesantren Al Aqobah International School (AIS) Jombang.
KH Junaidi menekankan bahwa pemimpin NU harus memiliki lebih dari sekadar pengetahuan agama. “NU adalah organisasi besar,” ungkapnya.
Menurutnya, ketrampilan manajerial dan jaringan relasi sangat penting bagi Ketua Umum PBNU. Aspek pengelolaan organisasi, ekonomi, pendidikan, serta pengembangan jaringan harus menjadi fokus bagi NU ke depan.
“Penguasaan di bidang agama saja tidak cukup,” pungkas KH Junaidi. Ia berpendapat Gus Kikin memiliki pengalaman yang relevan dari lingkungan pesantren serta sektor bisnis dan media.
Penulis khasanah
jurnalis dan penulisan konten digital di Hasanah.id yang mengkhususkan diri pada peliputan tren global, gaya hidup modern, dan isu-isu internasional terkini.




