Dianggap Tak Relevan, Rafael Situmorang Pertanyakan Pengajuan Anggaran KPU Jabar dalam Penyelenggaraan Pilgub 2024
- account_circle Unggung Rispurwo
- calendar_month Sabtu, 13 Nov 2021 23:08 WIB
- visibility 239
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
ADHIKARYA PARLEMEN
HASANAH.ID – Anggota Komisi I DPRD Jabar, Rafael Situmorang, S.H., mempertanyakan KPU Jabar terkait anggaran Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur Jawa Barat tahun 2024 nanti sebesar Rp 2,4 Triliun.
Rafael menganggap jumlah pengajuan KPU Jabar terlalu besar dan tidak relevan dengan kondisi perekonomian saat ini.
“Ajuan KPU Jabar untuk penyelenggaraan Pilgub 2024 sangat tidak relevan, berlebihan bahkan tak masuk akal,” ujar legislator PDI Perjuangan ini saat dihubungi, Sabtu 13 November 2021.
Ia menjelaskan, nilai Rp 2,4 Triliun jauh lebih tinggi dibandingkan provinsi lainnya. Bahkan tiga kali lipat lebih besar dibandingkan Provinsi Jawa Tengah yang hanya Rp 900 miliar.
“Ketika kami studi banding ke Jawa Tengah ternyata Perdanya sudah selesai dengan besaran anggaran hanya Rp 900 miliar, sementara KPU Jabar mengajukan Rp 2,4 Triliun, ini hampir tiga kali lipatnya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kalau selisih DPT antara Provinsi Jawa Barat dan Jawa Tentang hanya kurang lebih lima juta orang.
“Hanya selisih lima juta orang, DPT Provinsi Jabar dan Jateng, selisih ini sangat jomplang, tidak relevan,” paparnya.
Rafael membandingkan saat Pilgub sebelumnya, anggaran yang dikeluarkan Pemprov Jabar berbarengan dengan Pilwalkot dan Pilbup di 16 kota/kabupaten hanya Rp 1,1 Triliun itupun hanya terpakai Rp 900 miliar.
- Penulis: Unggung Rispurwo




