16 Pelaku Grup Chat Mesum FHUI Dipajang, Korban Luapkan Emosi
- account_circle MFC Team
- calendar_month Selasa, 14 Apr 2026 11:37 WIB
- visibility 213
- comment 0 komentar
- print Cetak

16 pelaku grup chat mesum FHUI saat dihadirkan dalam forum di Auditorium Fakultas Hukum UI.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Jakarta, Hasanah.id – Suasana haru bercampur amarah menyelimuti Auditorium Fakultas Hukum Universitas Indonesia (FH UI) saat sebanyak 16 pelaku grup chat mesum FHUI dihadirkan secara langsung di hadapan publik. Kehadiran para pelaku ini memicu reaksi keras dari para korban yang merasa ruang aman mereka telah direnggut secara paksa oleh tindakan tidak terpuji tersebut.
Ketua BEM FH UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, mengonfirmasi bahwa pertemuan tersebut sengaja digelar pada Senin malam untuk memfasilitasi para korban. Menurut Dimas, sorakan yang menggema di dalam ruangan merupakan representasi dari luka batin yang dialami mahasiswa akibat ulah para pelaku grup chat mesum FHUI.
“Riuh dan penuh sorakan rasanya merupakan bentuk ekspresi para korban yang kecewa bahkan resah serta mahasiswa lainnya yang khawatir karena ruang amannya direnggut oleh para pelaku,” ujar Dimas kepada wartawan di Jakarta, Selasa (14/4/2026). Meskipun situasi sempat memanas, ia memastikan tidak ada serangan fisik yang terjadi kepada para pelaku grup chat mesum FHUI berkat pengawalan ketat moderator.
Wadah Permohonan Maaf dan Ekspresi Luka Korban
Tujuan utama dari pengumpulan para pelaku grup chat mesum FHUI ini adalah untuk memberikan ruang bagi para korban yang menuntut permohonan maaf secara langsung. Sebanyak 16 mahasiswa yang diduga terlibat dalam percakapan tidak pantas tersebut dipajang di hadapan rekan-rekan mereka untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara moral.
Dimas menegaskan bahwa dirinya tidak bisa mewakili perasaan seluruh korban secara spesifik, namun aura kekecewaan sangat kental terasa di lokasi. Baginya, melihat wajah para pelaku grup chat mesum FHUI secara langsung memberikan tekanan psikologis tersendiri bagi korban yang selama ini merasa dilecehkan melalui platform digital.
“Terdapat enam belas pelaku yang hadir semalam. Teruntuk respons para korban, saya menghargai apa yang mereka rasakan, tapi pastinya rasa kecewa dan kesal pasti meliputi mereka yang menjadi korban,” tambah Dimas menekankan urgensi keadilan bagi para penyintas dari tindakan pelaku grup chat mesum FHUI.
- Penulis: MFC Team




