Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun, Satu Prajurit Gugur dan Enam Personel Jadi Korban
- account_circle anshori
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 07:19 WIB
- visibility 158
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi ledakan gudang amunisi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
“Info awal yang kami terima memang ada ledakan di gudang amunisi milik TNI yang berlokasi di Saradan,” ujar seorang petugas.
Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Donny Pramono segera memastikan informasi yang beredar.
“Kita cek,” kata Donny saat dimintai konfirmasi mengenai insiden tersebut.
Tak lama kemudian, TNI AD mengonfirmasi bahwa ledakan memang terjadi di gudang amunisi yang berada di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan.
Dalam konferensi pers di Mabes TNI AD, Jakarta Pusat, Brigjen TNI Donny Pramono menjelaskan bahwa insiden berlangsung ketika personel sedang menjalankan kegiatan pemeliharaan dan perawatan gudang sesuai prosedur yang berlaku.
Menurutnya, seluruh tahapan pekerjaan telah dilaksanakan berdasarkan standar operasional dan protokol keamanan yang telah ditetapkan.
“Tim investigasi profesional sudah dibentuk dari Mabes AD. Kegiatan ini merupakan pemeliharaan dan perawatan, dan memang sudah melalui prosedur yang berlaku serta protap yang telah dijalankan,” kata Donny.
Meski demikian, penyebab pasti ledakan belum dapat dipastikan karena proses investigasi masih berlangsung.
Tim investigasi yang dibentuk Mabes AD akan melakukan pendalaman terhadap seluruh aspek, mulai dari kondisi gudang, jenis amunisi yang berada di lokasi, prosedur kerja personel, hingga kemungkinan faktor teknis lainnya.
- Penulis: anshori




