Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun, Satu Prajurit Gugur dan Enam Personel Jadi Korban
- account_circle anshori
- calendar_month Jumat, 17 Jul 2026 07:19 WIB
- visibility 159
- comment 0 komentar
- print Cetak

Ilustrasi ledakan gudang amunisi
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Donny menegaskan penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fakta dapat terungkap secara objektif.
“Investigasi dilakukan secara menyeluruh. Tidak ada batas waktu, tetapi kami akan menyelesaikannya secepat mungkin,” ujarnya.
Sebagai bagian dari proses penyelidikan, Mabes AD telah membentuk tim khusus yang bertugas merekonstruksi kronologi kejadian sekaligus mencari penyebab utama insiden.
“Membentuk tim investigasi untuk melakukan pendalaman menyeluruh guna mengetahui peristiwa secara kronologis penyebab insiden tersebut,” kata Donny kepada wartawan.
Selama proses investigasi berlangsung, lokasi ledakan dinyatakan steril.
TNI AD membatasi akses ke area gudang demi menjaga keamanan sekaligus memastikan tidak ada pihak yang mengganggu proses pemeriksaan di lapangan.
“Hanya Tim Investigasi yang boleh mendekati lokasi ledakan,” jelas Donny.
Selain fokus pada penyelidikan, TNI AD juga memberikan perhatian terhadap para korban.
Dalam insiden tersebut, satu personel dinyatakan gugur, sementara beberapa prajurit lainnya masih menjalani perawatan akibat luka yang mereka alami.
“Satu orang personel meninggal dunia,” ungkap Donny saat konferensi pers.
Ia juga menyampaikan bahwa empat prajurit mengalami luka berat dan dua personel lainnya mengalami luka ringan.
- Penulis: anshori




